{"help": "https://data.inhilkab.go.id/pt_PT/api/3/action/help_show?name=datastore_search", "success": true, "result": {"include_total": true, "limit": 100, "records_format": "objects", "resource_id": "6ad8bb50-ac36-436b-b2a1-b7afca52ed4b", "total_estimation_threshold": null, "records": [{"_id":1,"NAMA DESA":"SELENSEN","01. Remaja putri konsumsi TTD":27.75,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":0.122,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":38.2,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":30.67,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":14.29,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":44.44,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":67.37,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":25.6,"20. Keluarga yang Stop BABS":96.84,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":22.23,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":71.01,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":7.018,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":73.11,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":50,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":2,"NAMA DESA":"Batu Ampar","01. Remaja putri konsumsi TTD":30.4,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0.559,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":17.35,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":13.3,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":64.39,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":6.67,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":81.08,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":72.95,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":18.58,"20. Keluarga yang Stop BABS":83.9,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":27.45,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":53.26,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":4.885,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":51.85,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":100,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":3,"NAMA DESA":"Keritang","01. Remaja putri konsumsi TTD":0,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":49.45,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":0,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":45.85,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":43.28,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":9.245,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":3.478,"20. Keluarga yang Stop BABS":0,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":0,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":50.5,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":0.178,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":100,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":4,"NAMA DESA":"Air Balui","01. Remaja putri konsumsi TTD":0,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":8.163,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":27.77,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":22.24,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":72.72,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":53.77,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":7.575,"20. Keluarga yang Stop BABS":78.86,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":66.24,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":100,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":1.56,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":10.94,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":5,"NAMA DESA":"Tuk Jimun","01. Remaja putri konsumsi TTD":0,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":22.8,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":25.35,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":8.77,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":25,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":82.69,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":35.71,"20. Keluarga yang Stop BABS":89.4,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":21.52,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":19.44,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":10.24,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":47.54,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":6,"NAMA DESA":"Kemuning Muda","01. Remaja putri konsumsi TTD":43.75,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":7.812,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":28.8,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":13.28,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":36.36,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":56.47,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":55.88,"20. Keluarga yang Stop BABS":83.78,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":48.64,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":96.15,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":1.121,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":20.53,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":7,"NAMA DESA":"Kemuning Tua","01. Remaja putri konsumsi TTD":40.6,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":8.814,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":18.54,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":29.79,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":10,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":16.66,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":58.44,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":2.597,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":68.75,"20. Keluarga yang Stop BABS":78.22,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":32.25,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":44.82,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":0.353,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":70.58,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":8,"NAMA DESA":"Sekara","01. Remaja putri konsumsi TTD":0,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":14.54,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":0,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":41.52,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":100,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":20,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":2.272,"20. Keluarga yang Stop BABS":0,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":0,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":70.73,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":0.107,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":29.82,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":9,"NAMA DESA":"Limau Manis","01. Remaja putri konsumsi TTD":0,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0.913,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":5.936,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":20.37,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":19.63,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":25,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":61.29,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":36.36,"20. Keluarga yang Stop BABS":62.35,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":41.17,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":83.33,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":1.891,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":22.64,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":10,"NAMA DESA":"Talang Jangkang","01. Remaja putri konsumsi TTD":0,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0.917,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":12.38,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":17.02,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":16.97,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":16.66,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":64.4,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":17.64,"20. Keluarga yang Stop BABS":74.45,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":35.78,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":25,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":3.658,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":52.17,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":11,"NAMA DESA":"Lubuk Besar","01. Remaja putri konsumsi TTD":26.66,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":1.092,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":19.67,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":27.63,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":8.74,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":33.33,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":63.38,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":61.9,"20. Keluarga yang Stop BABS":95.24,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":43.87,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":16.66,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":0.257,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":100,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null},{"_id":12,"NAMA DESA":"Sekayan","01. Remaja putri konsumsi TTD":0,"02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia":0,"03. Catin Konsumsi TTD":0,"04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan":0,"05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi":0,"06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan":0,"07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat":0,"08. PUS yang menerima BPNT":11.82,"09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan":0,"10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi":0,"11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet":0,"12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana":42.32,"13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan":0,"14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif":71.42,"15. Anak mendapat MP-ASI":0,"16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur":null,"17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya":22.69,"18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi":0,"19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap":16.36,"20. Keluarga yang Stop BABS":0,"21. Keluarga yang melaksanakan PHBS":0,"22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik":null,"23. Pelayanan KB pasca persalinan":63.41,"24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan":100,"25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan":100,"26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak":1.017,"27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak":100,"28. KPM PKH mengikuti P2K2":66.12,"29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel":null}], "fields": [{"id": "_id", "type": "int"}, {"id": "NAMA DESA", "type": "text"}, {"id": "01. Remaja putri konsumsi TTD", "type": "numeric"}, {"id": "02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia", "type": "numeric"}, {"id": "03. Catin Konsumsi TTD", "type": "numeric"}, {"id": "04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan", "type": "numeric"}, {"id": "05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi", "type": "numeric"}, {"id": "06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan", "type": "numeric"}, {"id": "07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat", "type": "numeric"}, {"id": "08. PUS yang menerima BPNT", "type": "numeric"}, {"id": "09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan", "type": "numeric"}, {"id": "10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi", "type": "numeric"}, {"id": "11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet", "type": "numeric"}, {"id": "12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana", "type": "numeric"}, {"id": "13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan", "type": "numeric"}, {"id": "14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif", "type": "numeric"}, {"id": "15. Anak mendapat MP-ASI", "type": "numeric"}, {"id": "16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur", "type": "numeric"}, {"id": "17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya", "type": "numeric"}, {"id": "18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi", "type": "numeric"}, {"id": "19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap", "type": "numeric"}, {"id": "20. Keluarga yang Stop BABS", "type": "numeric"}, {"id": "21. Keluarga yang melaksanakan PHBS", "type": "numeric"}, {"id": "22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik", "type": "numeric"}, {"id": "23. Pelayanan KB pasca persalinan", "type": "numeric"}, {"id": "24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan", "type": "numeric"}, {"id": "25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan", "type": "numeric"}, {"id": "26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak", "type": "numeric"}, {"id": "27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak", "type": "numeric"}, {"id": "28. KPM PKH mengikuti P2K2", "type": "numeric"}, {"id": "29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel", "type": "numeric"}], "_links": {"start": "/api/3/action/datastore_search?resource_id=6ad8bb50-ac36-436b-b2a1-b7afca52ed4b", "next": "/api/3/action/datastore_search?resource_id=6ad8bb50-ac36-436b-b2a1-b7afca52ed4b&offset=100"}, "total": 12, "total_was_estimated": false}}