<data>
<row _id="1"><NAMA DESA>Sanglar</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>12.77</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>100</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>6.6</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>78.37</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>50</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>91.22</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>86.52</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>98.75</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>52.61</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>29.94</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>30.91</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="2"><NAMA DESA>Pulau Kecil</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>22.14</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>92.59</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>16.91</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>7.41</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>49.31</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>50.18</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>93.33</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>3.98</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>95.23</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>51.34</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>52.44</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>24.94</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="3"><NAMA DESA>Pulau Kijang</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>31.27</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0.269</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>67.52</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>91.92</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>22.51</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>34.15</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>52.78</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0.252</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>84.64</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>19.09</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>14.21</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>55.39</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>97.34</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="4"><NAMA DESA>Sungai Undan</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>27.27</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>80.76</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>31.23</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>91.3</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>96.59</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>97.05</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>15.88</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>87.5</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>46.44</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>64.7</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>26.66</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="5"><NAMA DESA>Sungai Terab</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>26.22</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>100</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>22.95</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>100</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>51.51</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>70</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>52.7</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>44.92</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>59.67</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>54.05</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="6"><NAMA DESA>Seberang Sanglar</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>13.7</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>95.55</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>9.07</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>58.53</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>56.49</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>85.33</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>64.81</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>95.74</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>52</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>65.55</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>17.19</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="7"><NAMA DESA>Mekar Sari</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>26.02</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>80</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>30.1</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>100</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>50.61</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>83.33</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>58.36</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>61.03</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>45.21</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>38.82</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="8"><NAMA DESA>Seberang Pulau Kijang</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>50</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>86.66</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>28.85</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>100</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>50.61</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>90.47</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>15.55</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>90.9</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>49.21</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>67.3</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>44.76</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="9"><NAMA DESA>Sungai Asam</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>37.05</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>65.21</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>25.9</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>63.63</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>53.6</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>96.15</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>25.67</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>62.86</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>82.56</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>32.75</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="10"><NAMA DESA>Pulau Ruku</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>45.02</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>60</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>43.46</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>92.85</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>90.9</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>80</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>9.643</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>56.17</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>100</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>29.01</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="11"><NAMA DESA>Metro</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>44.97</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>89.28</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>21.29</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>92</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>50.66</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0.666</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>75.67</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>68.79</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>96</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>42.85</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>24.35</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>100</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="12"><NAMA DESA>Madani</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>100</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>90</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>28.94</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>88.88</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>50.94</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>1.886</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>79.41</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>94.91</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>53</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>48.86</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>20.52</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="13"><NAMA DESA>Tanjung Labuh</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>47.66</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>0</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>100</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>20.56</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>0</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>100</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>51.11</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>57.14</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>67.33</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>66.25</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>52.77</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>57.89</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
<row _id="14"><NAMA DESA>Sungai Mahang</NAMA DESA><01. Remaja putri konsumsi TTD>0</01. Remaja putri konsumsi TTD><02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia>0</02. Remaja putri menerima pemeriksaan status anemia><03. Catin Konsumsi TTD>0</03. Catin Konsumsi TTD><04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan>0</04. Calon PUS memperoleh pemeriksaan kesehatan><05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi>0</05. Calon PUS menerima pendampingan kesehatan reproduksi><06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan>0</06. Catin mendapatkan bimbingan perkawinan><07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat>0</07. PUS yang menerima bantuan tunai bersyarat><08. PUS yang menerima BPNT>22.41</08. PUS yang menerima BPNT><09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan>0</09. PUS menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan><10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi>100</10. Bumil KE yang mendapatkan tambahan asupan gizi><11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet>80</11. Bumil yang mengonsumsi TTD minimal 90 tablet><12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana>25</12. Persentase Unmet Need pelayanan keluarga berencana><13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan>25</13. Persentase Kehamilan yang tidak diinginkan><14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif>100</14. Bayi  mendapat  ASI eksklusif><15. Anak mendapat MP-ASI>0</15. Anak mendapat MP-ASI><16. Balita gizi buruk  mendapat pelayanan tata laksana gizi bur xsi:nil="true" /><17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya>64.15</17. Balita  dipantau pertumbuhan dan perkembangannya><18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi>0</18. Balita gizi kurang mendapat tambahan asupan gizi><19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap>93.33</19. Balita memperoleh imunisasi dasar lengkap><20. Keluarga yang Stop BABS>21.92</20. Keluarga yang Stop BABS><21. Keluarga yang melaksanakan PHBS>0</21. Keluarga yang melaksanakan PHBS><22. Keluarga berisiko stunting  mendapatkan promosi konsumsi ik xsi:nil="true" /><23. Pelayanan KB pasca persalinan>100</23. Pelayanan KB pasca persalinan><24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan>100</24. Keluarga berisiko stunting memperoleh pendampingan><25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan>100</25. Keluarga berisiko stunting mendapatkan manfaat pekarangan><26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak>57</26. Rumah tangga mendapatkan akses air minum layak><27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak>63.15</27. Rumah tangga mendapatkan akses sanitasi layak><28. KPM PKH mengikuti P2K2>36.11</28. KPM PKH mengikuti P2K2><29. KPM bumil busui  baduta menerima variasi bantuan pangan sel xsi:nil="true" /></row>
</data>
